Lhokseumawe - Sosialisasi Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI TA 2026 digelar di SMA Negeri 2, Desa Moun Gedung, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sekaligus motivasi kepada para siswa agar mengetahui peluang serta tahapan seleksi menjadi prajurit TNI sejak dini. Rabu (21/1/2026).
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh perwakilan pihak sekolah. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim rekrutmen TNI yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembekalan dan wawasan penting kepada siswa-siswi SMAN 2 Kota Lhokseumawe terkait jenjang karier di lingkungan TNI.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh tim Rekrutmen Ajenrem 011/Lilawangsa. Dalam arahannya, tim rekrutmen menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tidak dipungut biaya. Para siswa juga diajak untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi fisik, mental, maupun akademik.
Pada sesi sosialisasi, tim Rekrutmen Ajenrem 011/LW memaparkan secara rinci tahapan, persyaratan, serta jadwal Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI TA 2026. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam menyimak materi serta mengajukan berbagai pertanyaan seputar proses pendaftaran dan seleksi. “Kami berharap sosialisasi ini dapat membuka wawasan dan menumbuhkan semangat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI,” ujar salah satu anggota tim rekrutmen.
Sementara itu, Babinsa Koramil 16/Banda Sakti memberikan motivasi sekaligus penekanan terkait persiapan yang harus dilakukan calon peserta. Babinsa menjelaskan bahwa seleksi meliputi kemampuan fisik seperti sit up, pull up, push up, lari, dan berenang, serta penilaian mental ideologi dan wawasan kebangsaan. Selain itu, calon prajurit harus berstatus Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa, setia kepada NKRI, sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata, tidak memiliki catatan kriminal, serta lulusan SMA/SMK sederajat dengan nilai yang telah ditentukan.
Kegiatan ditutup dengan penegasan agar para siswa tetap disiplin, menjaga kesehatan, serta menjauhi pergaulan negatif sebagai bekal meraih cita-cita. Sosialisasi berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

