Laporan Ketua Lidik Pro Maros Diduga Mangkrak di Tipidter Polres Maros, Chat WhatsApp Penyidik Ungkap Menunggu Dokumen PT Permata

Header Menu

Koran online

Koran online
Mengukap Fakta Dan Menginspirasi Perubahan

Kontributor

Laporan Ketua Lidik Pro Maros Diduga Mangkrak di Tipidter Polres Maros, Chat WhatsApp Penyidik Ungkap Menunggu Dokumen PT Permata

Jumat, 27 Maret 2026

 






Koran online. my. id. 

MAROS, Jumat 27 Maret 2026 – Laporan yang diajukan oleh Ketua Lidik Pro Maros, Ismar, terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan oleh PT Indo Aman Jaya Lestari (J&T Express Makassar) melalui vendor PT Permata Indonesia Sejahtera hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang jelas. Laporan tersebut diduga mangkrak di Unit Tipidter Polres Maros dan telah berjalan lebih dari satu tahun sejak dilaporkan pada tahun lalu.


Ismar menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan laporan tersebut. Ia menilai laporan yang menyangkut hak-hak pekerja seharusnya menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, khususnya Unit Tipidter Polres Maros.


“Kami sangat menyayangkan laporan yang sudah kami masukkan di Polres Maros sejak tahun lalu hingga saat ini belum ada kejelasan. Sudah satu tahun lebih berjalan dan kami menduga laporan ini mangkrak di Unit Tipidter,” ujar Ismar.


Menurutnya, Lidik Pro Maros sudah beberapa kali mempertanyakan perkembangan laporan tersebut, namun belum mendapatkan informasi yang jelas terkait proses hukum yang berjalan.


“Sebagai pelapor, kami berhak mengetahui sejauh mana perkembangan laporan tersebut. Jangan sampai laporan masyarakat dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian hukum,” tegasnya.


Ismar juga menegaskan bahwa pihaknya sudah jenuh menunggu hasil laporan yang telah berjalan lebih dari satu tahun tanpa kepastian.


“Kami sudah sangat jenuh menunggu hasil laporan ini. Lebih dari satu tahun tidak ada perkembangan yang jelas. Kami berharap Polres Maros, khususnya Unit Tipidter, segera memberikan kepastian hukum dan transparansi terhadap laporan kami,” tambahnya.


Chat WhatsApp Penyidik Tipidter

Berdasarkan chat WhatsApp dari pihak penyidik Unit Tipidter Polres Maros berinisial (RV) yang diterima Lidik Pro Maros, disebutkan bahwa pihak PH dari PT Permata Indonesia Sejahtera akan datang ke kantor pada hari Senin untuk membawa dokumen kontrak kerja.


Dalam percakapan WhatsApp tersebut, penyidik menyampaikan bahwa pihak PH masih berada di luar kota, namun telah diminta untuk segera mengirimkan softcopy dokumen kontrak terlebih dahulu.


“Sudah saya hubungi PH-nya, katanya hari Senin baru ke kantor bawa dokumen kontrak dengan PT Permata karena masih di luar kota. Tapi sudah saya desak minta softcopy dulu, nanti menyusul hardcopy hari Senin,” isi chat penyidik Unit Tipidter Polres Maros.

Desakan Lidik Pro Maros


Menanggapi hal tersebut, Ketua Lidik Pro Maros, Ismar, berharap agar penyidik benar-benar menindaklanjuti proses pemeriksaan dan tidak lagi terjadi keterlambatan penanganan laporan.


“Kami berharap penyidik serius menindaklanjuti dan segera memanggil pihak-pihak terkait agar laporan ini tidak terus berlarut-larut,” ujarnya.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyidik Unit Tipidter Polres Maros yang menangani perkara tersebut belum memberikan keterangan resmi secara tertulis, dan komunikasi masih sebatas melalui chat WhatsApp terkait pengumpulan dokumen dari pihak PT Permata Indonesia Sejahtera.


“Ini bukan hanya soal laporan organisasi, tetapi soal kepastian hukum dan perlindungan hak pekerja. Kami berharap Polres Maros segera memberikan kejelasan dan menuntaskan laporan tersebut secara profesional,” tutup Ismar.