BANJARMASIN – Wajah Jalan Belitung Darat, Kelurahan Belitung Utara, kini berubah drastis. Lokasi yang dulunya merupakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang kumuh, kini resmi bersolek menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang asri. Transformasi ini terwujud berkat dukungan penuh dari PT Pelindo Sub Regional Kalimantan.
Proses penyerahan Taman Ex TPS Navigasi ini dilakukan langsung kepada Lurah Belitung Utara, Hj. Erliana, S.AP., MA, pada Selasa (10/03/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Supervisor Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelindo Sub Regional Kalimantan, Ibu Diah Sri Hadiati beserta tim, Camat Banjarmasin Barat Amrullah, S.STP., M.AP, Ketua LPMK Ir. Tubagus Surya Wikadi, ST, serta tokoh masyarakat setempat.
Komitmen CSR untuk Banjarmasin Maju
Camat Banjarmasin Barat, Amrullah, memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pelindo atas alokasi bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut. Menurutnya, pembangunan taman ini adalah langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Seribu Sungai.
"Semoga program ini memberikan dampak sosial positif dan meningkatkan indeks ruang terbuka hijau kita, demi mewujudkan Banjarmasin yang Maju dan Sejahtera," ujar Amrullah.
Transformasi dari Kumuh Menjadi Ikon Wisata
Lurah Belitung Utara, Hj. Erliana, menjelaskan bahwa pembangunan taman ini telah melewati proses finishing dan siap digunakan masyarakat. Ia mengenang bagaimana dulu lokasi di depan Navigasi ini sering dikeluhkan karena aroma tidak sedap yang mengganggu aktivitas belajar mengajar di lingkungan sekolah sekitar.
"Dulu lokasi ini kumuh dan baunya tidak pantas tercium oleh anak didik maupun warga yang melintas. Kini, melalui proses panjang dan penuh perjuangan sosial, lokasi ini berubah menjadi ikon baru Belitung Utara. Ini adalah destinasi wisata RTH tahap awal yang berfungsi sebagai paru-paru kota sekaligus ruang interaksi sosial, rekreasi keluarga, dan sarana olahraga," jelas Hj. Erliana.
Gotong Royong Menjaga Fasilitas
Senada dengan hal tersebut, Ketua LPMK Belitung Utara, Ir. Tubagus Surya Wikadi, ST, yang juga dikenal sebagai konsultan infrastruktur, mengajak seluruh stakeholder dan warga untuk menjaga fasilitas yang sudah dibangun.
"Mari kita bekerjasama, gawi sabumi, membangun dan merawat sarana pendukung ini. Bersama kita bisa mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera. Sehat warganya, sehat pula pemimpinnya," pungkas Tubagus.
Hadirnya taman ini diharapkan tidak hanya mengurangi dampak perubahan iklim di tingkat lokal, tetapi juga meningkatkan estetika Kota Banjarmasin secara keseluruhan melalui program Kampung Iklim Hijau Lestari di RW 002.
BANJARMASIN – Wajah Jalan Belitung Darat, Kelurahan Belitung Utara, kini berubah drastis. Lokasi yang dulunya merupakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang kumuh, kini resmi bersolek menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang asri. Transformasi ini terwujud berkat dukungan penuh dari PT Pelindo Sub Regional Kalimantan.
Proses penyerahan Taman Ex TPS Navigasi ini dilakukan langsung kepada Lurah Belitung Utara, Hj. Erliana, S.AP., MA, pada Selasa (10/03/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Supervisor Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelindo Sub Regional Kalimantan, Ibu Diah Sri Hadiati beserta tim, Camat Banjarmasin Barat Amrullah, S.STP., M.AP, Ketua LPMK Ir. Tubagus Surya Wikadi, ST, serta tokoh masyarakat setempat.
Komitmen CSR untuk Banjarmasin Maju
Camat Banjarmasin Barat, Amrullah, memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pelindo atas alokasi bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut. Menurutnya, pembangunan taman ini adalah langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Seribu Sungai.
"Semoga program ini memberikan dampak sosial positif dan meningkatkan indeks ruang terbuka hijau kita, demi mewujudkan Banjarmasin yang Maju dan Sejahtera," ujar Amrullah.
Transformasi dari Kumuh Menjadi Ikon Wisata
Lurah Belitung Utara, Hj. Erliana, menjelaskan bahwa pembangunan taman ini telah melewati proses finishing dan siap digunakan masyarakat. Ia mengenang bagaimana dulu lokasi di depan Navigasi ini sering dikeluhkan karena aroma tidak sedap yang mengganggu aktivitas belajar mengajar di lingkungan sekolah sekitar.
"Dulu lokasi ini kumuh dan baunya tidak pantas tercium oleh anak didik maupun warga yang melintas. Kini, melalui proses panjang dan penuh perjuangan sosial, lokasi ini berubah menjadi ikon baru Belitung Utara. Ini adalah destinasi wisata RTH tahap awal yang berfungsi sebagai paru-paru kota sekaligus ruang interaksi sosial, rekreasi keluarga, dan sarana olahraga," jelas Hj. Erliana.
Gotong Royong Menjaga Fasilitas
Senada dengan hal tersebut, Ketua LPMK Belitung Utara, Ir. Tubagus Surya Wikadi, ST, yang juga dikenal sebagai konsultan infrastruktur, mengajak seluruh stakeholder dan warga untuk menjaga fasilitas yang sudah dibangun.
"Mari kita bekerjasama, gawi sabumi, membangun dan merawat sarana pendukung ini. Bersama kita bisa mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera. Sehat warganya, sehat pula pemimpinnya," pungkas Tubagus.
Hadirnya taman ini diharapkan tidak hanya mengurangi dampak perubahan iklim di tingkat lokal, tetapi juga meningkatkan estetika Kota Banjarmasin secara keseluruhan melalui program Kampung Iklim Hijau Lestari di RW 002.

