Berdasarkan tim investigasi media turun dilapangan didesa Labota dan Kronolis dikantor desa labota,

Header Menu

Koran online

Koran online
Mengukap Fakta Dan Menginspirasi Perubahan

Kontributor

Berdasarkan tim investigasi media turun dilapangan didesa Labota dan Kronolis dikantor desa labota,

Sabtu, 11 April 2026

 






Tim media

Memberi salam dikantor desa dengan hormat lalu Isi buku tamu, setelah itu memperkenalan diri mengenai identitas sebagai jurnalis sorotan merah putih, ingin konfirmasi mengenai anggaran dana desa tahun anggaran 2018 hingga 2025,


Pak Akmar selaku kades labota kecamatan bahodopi kabupaten morowali dan tujuan  ingin dikomfirmasinya tahun anggaran 2025 mengenai anggaran 1 milyar dana desa lebih yang diduga tidak memiliki pertanggungjawaban dan objek fisik dilapangan yang tidak jelas setelah mendengar tujuan media tiba2 pak kades labota naik pitan sop arogansi terhadap jurnalistik dan membentak bentak lalu pak desa bertanya bapa k ini siapa kades sambil memukul meja dan berdiri dihadapan jurnalis dan tidak membiarkan untuk berbicara sepatah kata pun untuk memintah keterangan pak kades dan bendahara desa labota, bahkan melarang menghubungi via telepon ketika ingin menelpon ketua DPW LAN Propinsi,  meminta petunjuk dan arahan beliau , tanpa seizin kami dari saya sebagai media jurnalis dan saya direkam suara dan video oleh salah satu seorang ibu tanpa persetuan saya, 


Saya dikelilingi beberapa orang depan belakang dan samping saya sambil direkam suara dan video dan diintrogasi nada keras (dimarahi) dari pak kades kades labota, ketika itu suananya tidak nyaman dan aman buat saya dikantor desa labota lalu aku minta pamit secara baik patuh untuk segera meninggalkan tempat tersebut untuk menghindari yang saya tidak inginkan tetapi pak desa dan aparatur lain mengejar saya walaupun dihalangi beberapa kali seorang security kades, sambil membuka kancing baju dinas dan berteriak diluar kantor ajak berkelahi dan mengejar saya walau sudah pamit pak desa masih mengejar saya sampai luar kantor walau dihalangi oleh seorang security kantor desa labota dan saya masih dikejar sampai saya naik dimobil lalu aku pergi pakai mobil untuk meninggalkan tempat kejadian pristiwa untuk menghindari perkelahian yang saya tidak inginkan.


Kami sangat keberatan prilaku kades labota dan menghalang halangi kami dan diduga kades labota beserta staf desa melanggar undang undang 40 tentang pers.


Dan kami sudah melaporkan ke penegak hukum agar kades Labota beserta stafnya yang menghalang halangi tugas jurnalis, memohon penegak hukum memproses hukum, dan anggaran dana desa yang telah dikelola patut dicurigai bermasalah.


Ketua DPW Lembaga Aspirasi Nusantara Angkat bicara Kades Labota Akan ditindak lanjuti ke hukum


Setelah Naik berita ini Kades Labota belum dapat ditemui dikonfirmasi selanjutnya


Tim Redaksi