**BANJARMASIN** – Momentum Hari Buruh Internasional pada Jumat (01/05/2026) menjadi titik tolak bagi Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Kalimantan Selatan untuk memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat. Setelah sukses menggelar aksi "Jumat Berkah" di kawasan Jembatan Basit dengan membagikan lebih dari 200 paket nasi bungkus, organisasi ini kini membidik kolaborasi yang lebih luas.
Salah satu pengurus GEPAK Kalsel, **Mahlan**, menegaskan bahwa fokus organisasi ke depan adalah membangun masyarakat secara berkelanjutan melalui visi *economic prosperity* (kesejahteraan ekonomi). Ia menyadari bahwa misi besar ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak.
"Kami membuka ruang bagi masyarakat luas, khususnya para pengusaha dan pihak pemerintah, untuk bisa bersinergi dan berkontribusi dalam kegiatan positif GEPAK Kalsel ke depannya. Sinergi ini penting agar dampak pembangunan ekonomi dan sosial bisa dirasakan lebih masif oleh warga Banua," ujar Mahlan.
Ketua Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kalimantan Selatan, **Sugiannor, S.E.**, yang turut mengawal jalannya aksi sosial tersebut, menyatakan bahwa gerakan ini akan semakin masif dengan melibatkan seluruh elemen organisasi di berbagai daerah. Rencana penyisiran ke kabupaten dan kota lain menjadi agenda prioritas.
"Kegiatan ini selanjutnya akan menyisir kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Selatan. Ini adalah momentum bagi para pengurus dan anggota di daerah untuk memperkuat sinergi," ujar **Sugiannor, S.E.**
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan aksi kemanusiaan ini.
"Insya Allah, kami akan terus melakukan giat ini pada waktu selanjutnya. Kami ingin memastikan para pengurus dan seluruh anggota bisa bersinergi lebih kuat lagi, baik dengan pemerintah maupun para pengusaha, demi kepentingan masyarakat luas," pungkasnya.
Aksi yang berlangsung tertib di ikon Jembatan Basit ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi organisasi kemasyarakatan lainnya di Kalimantan Selatan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan penguatan ekonomi kerakyatan.


