Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh dua mahasiswi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, yakni Nurlaili Febrianti dan Sefti Ayu Nur Asifa, turut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Tatah Masjid melalui dukungan terhadap inovasi teknologi air bersih serta pembangunan infrastruktur desa.
Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, keduanya aktif berpartisipasi dan mendukung penerapan teknologi tepat guna bernama SABANA (Saringan Banyu Sederhana). Teknologi ini merupakan inovasi sederhana namun efektif dalam membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang layak dan mudah digunakan. Kehadiran SABANA menjadi solusi alternatif bagi warga desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan air bersih,Selain itu adapun kegiatan lain nya diantara nya pembuatan WC Umum,Bang Sampah pembuatan Ekobrite/eko engine dan pendataan kewarga tatah masjid khususnya untuk kebutuhan sehari-hari.
Nurlaili Febrianti menyampaikan bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa penerapan teknologi SABANA sangat relevan dan bermanfaat bagi warga, terutama karena sistemnya sederhana, biaya terjangkau, serta mudah dalam perawatan.
Senada dengan itu, Sefti Ayu Nur Asifa juga menegaskan bahwa kegiatan KKN bukan hanya sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi momentum untuk memberikan dampak positif secara langsung. Ia berharap inovasi SABANA dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Tatah Masjid.
Selain mendukung penerapan teknologi air bersih, kedua mahasiswi tersebut juga turut hadir dalam momentum penting peresmian jembatan desa yang menghubungkan beberapa wilayah pemukiman warga. Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Peresmian jembatan yang dibangun melalui program dana desa ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Infrastruktur tersebut dinilai mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan konektivitas antar wilayah di desa.
Kepala Desa Tatah Masjid Merry Afriansyah dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan para mahasiswa KKN yang telah memberikan kontribusi nyata selama berada di desa. Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat seperti ini dapat terus terjalin demi mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dengan adanya dukungan dari mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Banjarmasin terhadap inovasi SABANA dan pembangunan jembatan desa, diharapkan mampu membawa perubahan positif serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Tatah Masjid ke arah yang lebih baik.
