Banjarbaru, Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Banjarbaru ketika dua orang anak ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di sebuah kolam bekas galian. Berdasarkan informasi di lapangan, insiden ini bermula saat salah satu korban terpeleset masuk ke dalam air yang cukup dalam.
Melihat temannya dalam bahaya, korban lainnya berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, kondisi dasar kolam yang licin dan kedalaman air membuat keduanya justru terjebak dan tidak mampu menyelamatkan diri. Meski sempat dilarikan ke fasilitas medis terdekat, nyawa kedua bocah tersebut tidak tertolong. Kejadian ini menjadi pengingat pahit tentang risiko tinggi lubang galian yang tidak terpagari di sekitar pemukiman warga.
## **Opsi 2: Fokus pada Urgensi Keamanan (Gaya Straight News)**
**Judul: Bekas Galian Kembali Menelan Korban, Dua Anak di Banjarbaru Tewas Tenggelam**
**Isi Berita:**
Dua nyawa melayang di sebuah lubang bekas galian di wilayah Banjarbaru pada (Sebutkan Hari/Tanggal kejadian). Korban yang masih berusia anak-anak tersebut diduga tidak mengetahui kedalaman kolam saat sedang bermain di area tersebut.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa kedua korban sempat berusaha saling menolong sebelum akhirnya menghilang di balik permukaan air. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan evakuasi, namun takdir berkata lain. Insiden ini memicu desakan dari masyarakat agar pihak terkait segera menutup atau memagari area bekas galian guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.
## **Opsi 3: Fokus pada Duka Mendalam (Gaya Human Interest)**
**Judul: Isak Tangis Iringi Kepergian Dua Bocah Banjarbaru yang Tenggelam di Kolam Galian**
**Isi Berita:**
Suasana duka menyelimuti keluarga dan kerabat dua bocah di Banjarbaru yang tewas tenggelam di kolam bekas galian. Keceriaan bermain di sore hari berubah menjadi duka mendalam ketika kedua sahabat tersebut ditemukan tak bernyawa setelah berupaya saling menyelamatkan satu sama lain dari kepungan air.
Kejadian ini menyisakan luka mendalam bagi warga sekitar. "Mereka anak-anak yang baik, sempat terlihat berusaha tarik-menarik tangan untuk menolong," ujar salah satu saksi mata. Kini, keluarga hanya bisa meratapi kepergian buah hati mereka, sembari berharap ada perhatian lebih serius terkait keberadaan lubang-lubang galian yang terbengkalai di lingkungan mereka.



