BBWS Brantas Turun Tangan, Proyek P3-TGAI HIPPA Rabasan Indah di Gulbung Diperiksa, Jika Tak Sesuai Juknis Siap Dibongkar

BBWS Brantas Turun Tangan, Proyek P3-TGAI HIPPA Rabasan Indah di Gulbung Diperiksa, Jika Tak Sesuai Juknis Siap Dibongkar

Minggu, 19 Juli 2026, Juli 19, 2026

 




SAMPANG , Temuan dugaan ketidaksesuaian pekerjaan saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Hippa Rabasan indah, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, mendapat respon serius dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.


Tenaga Ahli P3-TGAI BBWS Brantas Roif Fitrianto S.T memastikan akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan teknis terhadap pekerjaan yang sebelumnya disorot karena diduga tidak mengacu pada shop drawing, khususnya terkait kedalaman pondasi pasangan batu.


Pemeriksaan lapangan tersebut akan difokuskan pada kesesuaian pekerjaan dengan petunjuk teknis (juknis) dan gambar kerja yang menjadi acuan pelaksanaan proyek.


Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, pelaksana akan diminta melakukan pembongkaran dan memperbaiki bagian yang tidak memenuhi standar.


"Kalau memang terbukti tidak sesuai juknis, pekerjaannya harus dibongkar dan diperbaiki sesuai ketentuan," tegas Roif Tenaga Ahli P3-TGAI BBWS Brantas saat dikonfirmasi. Minggu (19/07)


Tidak hanya itu, BBWS Brantas juga menegaskan bahwa pencairan termin kedua tidak akan dilakukan apabila temuan tersebut tidak ditindaklanjuti dengan perbaikan sesuai ketentuan teknis.


Langkah tegas tersebut dinilai menjadi bentuk komitmen BBWS Brantas dalam menjaga kualitas hasil pembangunan sekaligus memastikan dana APBN digunakan sesuai aturan.


Sebelumnya, Media menemukan dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pondasi pada proyek senilai Rp195 juta tersebut, berdasarkan shop drawing, pondasi pasangan batu seharusnya memiliki kedalaman 30 sentimeter, namun, hasil penelusuran di lapangan menunjukkan pada sejumlah titik pasangan batu diduga dipasang tanpa galian pondasi , Batu pasangan juga ditemukan ada ketidak sesuaian, sebagaimana dipersyaratkan dalam gambar kerja.


Temuan itu memunculkan kekhawatiran terhadap mutu konstruksi saluran irigasi, mengingat pondasi merupakan elemen utama yang menentukan kekuatan dan umur bangunan.


Masyarakat berharap pemeriksaan yang dilakukan BBWS Brantas berlangsung secara objektif dan menyeluruh, sehingga apabila benar ditemukan penyimpangan, tindakan korektif segera dilakukan sebelum proyek dinyatakan selesai dan dana termin berikutnya dicairkan.


Dengan adanya inspeksi langsung dari tenaga ahli, seluruh proses pemeriksaan diharapkan mampu memberikan kepastian apakah pekerjaan telah sesuai standar teknis atau justru harus dibongkar dan dikerjakan ulang demi menjaga kualitas pembangunan yang dibiayai uang negara.


Tim

TerPopuler