Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Pantai Camplong Kian Meresahkan, Ancaman Abrasi dan Pengawasan Dipertanyakan

Aktivitas Tambang Pasir Diduga Ilegal di Pantai Camplong Kian Meresahkan, Ancaman Abrasi dan Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 01 Agustus 2026, Agustus 01, 2026

 



SAMPANG ,Aktivitas penambangan pasir pantai ilegal di kawasan pesisir Pantai Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, terpantau berjalan bebas tanpa hambatan. Sabtu (01/08)


Ironisnya, kegiatan pengerukan yang menaikkan pasir langsung ke atas truk tersebut berlangsung secara terang-terangan di lokasi yang tidak jauh dari Markas Polsek Camplong.




Kondisi lapangan yang terkesan dibiarkan ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat, kuat dugaan, ada pembiaran yang dilakukan oleh oknum aparat penegak hukum setempat terhadap perusakan lingkungan pesisir tersebut.




Menanggapi hal ini, Ahmad, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyayangkan lemahnya pengawasan dan penindakan hukum di wilayah tersebut, ia menegaskan bahwa dampak kerusakan akibat pengerukan pasir ini sudah sangat meresahkan warga pesisir.




"Pengerukan pasir secara terus-menerus ini membuat abrasi di Pantai Camplong semakin parah, garis pantai terus terkikis, pertahanan alami pesisir rusak, dan jika dibiarkan tanpa tindakan tegas, pemukiman warga serta fasilitas umum di sekitar pantai akan terancam ambruk akibat hantaman ombak," ujar Ahmad dengan nada kecewa.




Media telah melayangkan upaya konfirmasi via WhatsApp kepada Kanit Reskrim Polsek Camplong, Ipda M. Yunus Supriono, terkait legalitas aktivitas pengerukan dan dugaan pembiaran tersebut, namun, hingga berita ini ditayangkan, Ipda M. Yunus Supriono memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban sama sekali atas pertanyaan media.




Sikap tidak responsif dari penegak hukum di Polsek Camplong ini semakin memperkuat spekulasi bahwa penertiban terhadap pelaku tambang pasir ilegal di wilayah tersebut masih tebang pilih, warga berharap Polres Sampang segera turun tangan mengambil tindakan tegas di lapangan sebelum kerusakan lingkungan di Camplong menjadi jauh lebih parah.


Tim

TerPopuler